AGUS TANGGARA DANESWARA.

Dalam alunan nada, kutemukan rasa yang tak bisa terucap.

Disclaimer

Agus Tanggara Daneswara hanya karakter yang dibuat oleh NEKOBahasa, Tempat, dan Gambar yang digunakan sebagai pendukung untuk melengkapi karakter diambil dari internet bukan milik NEKO


Kisahnya

Agus Tanggara Daneswara, menjadikan Musik sebagai pekerjaan. Karena baginya musik bukan hanya sekedar hobi, tetapi telah menjadi jiwanya. Sejak kecil, ia belajar bermain berbagai instrumen, dan sekarang ia adalah seorang produser lagu yang karyanya sudah mulai dikenal di komunitasnya. Musik adalah sumber kebahagiaannya, dan ia merasa bahwa ia telah menemukan panggilan hidupnya di sana.
Namun, tekanan dari keluarga mulai datang. Di usianya yang telah menginjak 30 tahun, keluarganya mulai mendesaknya untuk menikah. Bagi mereka, usia 30 adalah saat yang tepat untuk memulai keluarga. Mereka merasa bahwa Agus perlu "memantapkan hidup", membangun rumah tangga, dan memenuhi harapan tradisional seorang pria dewasa dalam masyarakat.
Pria ini merasa terjebak di antara dua dunia. Di satu sisi, ia mencintai musik dan merasa tanggung jawabnya sebagai kakak tertua belum terpenuhi, masih ada adiknya yang perlu ia biayai sampai menempuh perguruan tinggi. Di sisi lain, ia juga merasa bersalah karena tidak bisa memenuhi harapan kedua orang tuanya yang ingin melihatnya "berhasil" dalam kehidupan menurut standar mereka.

TRIVIA

  • Keluarga nomor satu. Jangan ada yang menyakiti keluarganya.

  • Selain Keluarga ada MUSIC yang jadi prioritasnya.

  • DANESWARA LAB menjadi rumah kedua baginya.

  • Americano adalah kekasih kedua setelah music.


© Untitled. Ipsum sed laoreet venenatis.